Inspirasi

Ini Dia 7 Desain Arsitektur Rumah Yang Populer

Mungkin Anda adalah satu yang masih bingung untuk mencari desain arsitektur rumah yang cocok dan juga sekaligus dapat menunjukkan kepribadian.

Karena pastinya banyak sekali pilihan desain arsitektur rumah yang ada di dunia ini kan?

Yuk kita cek ada 7 pilihan desain arsitektur rumah yang popular saat ini dari mulai minimalis modern, Scandinavia, Industrial, Mediterania, dan masih banyak lagi.

1. Scandinavia Minimalis untuk Desain Rumah Elegan

Ingin mengaplikasikan warna putih tapi takut membosankan?

Yup, pilihan konsep desain rumah scandinavia minimalis cocok bagi kamu yang menginginkan warna pastel tetapi tetap ada kesan natural.

Ada satu desain arsitektur rumah yang terkenal dan popular di semua negara yakni desain arsitektur rumah yang dikenal dengan tipe Scandinavia sudah dikenal sejak tahun 1950-an.

 

Konsep desain arsitektur rumah tipe Scandinavia ini memang  terkenal berasal dari Eropa seperti Swedia, Denmark, Norwegia, dan Finlandia.

Dengan desain arsitektur rumah terbaik memiliki karakteristik sederhana, minimalis, elegan.

Tidak hanya itu, tetapi juga mempunyai manfaat untuk interior ataupun eksteriornya.

Biasanya desain arsitektur rumah ini mempunyai ciri khas dari kayu terang atau abu-abu yang membawa kecerahan dan juga kehangatan.

Desain interior rumah Scandinavia memiliki desain yang juga sederhana tetapi juga berguna sesuai dengan fungsinya tanpa harus banyak furniture dan juga hiasan.

Cocok sekali bagi Anda yang sedang mencari desain arsitektur rumah  dengan kesederhanaan, menyatu dengan alam, dan juga ramah lingkungan.

2. Mediterania untuk Desain Rumah Bergaya Klasik

Rumah yang sangat familiar dengan gaya arsitektur rumah Mediterania Sudah diminati dan popular di Indonesia sejak tahun 1990-an.

Arsitektur gaya klasik ini dianggap megah dan mampu menampilkan kesan elegan.

Walaupun begitu, desain rumah Mediterania ini sejatinya hadir bukan untuk negara dengan situasi iklim dan geografis seperti Indonesia.

Desain arsitektur rumah dengan gaya klasik elegan ini berasal dari Spanyol.

Dikenal dengan Hispanic atau Mediteranian ini sudah ada sejak abad ke-20.

Kata Mediterania sendiri mempunyai kesan adanya kehangatan yang datang dari sinar matahari dan juga memberikan kesan suasana langit biru.

desain arsitektur rumah

Desain arsitektur Mediterania yang sangat popular saat ini merupakan adaptasi dari negara-negara Eropa, Asia, dan Afrika yang beriklim panas.

Maka karakteristik bangunan Mediterania ini memiliki dinding besar dan tebal.

Fungsinya untuk melindungai panas pada siang hari namun tetap hangat di malam hari.

Adanya jendela kecil berfungsi menahan hawa panas dan juga taman di dalam rumah yang cukup besar agar memberikan nuansa menyejukkan.

Desain arsitektur rumah klasik ini cukup popular sebagai desain rumah yang menyelaraskan keadaan lingkungan sekitar dengan bangunan.

Hal ini terlihat dari bahan-bahan yang digunakan kebanyakan bersifat alami.

Mulai dari material batu alam dan juga tanah liat yang digunakan pada dinding bangunan.

Penggunaan material ini berfungsi agar mampu melindungi dari hujan, matahari, dan suhu panas namun tetap bergaya klasik elegan serta memberikan kesan mewah.

Elemen dekoratif yang menonjol saat pintu masuk adalah portico/ serambi yang disangga oleh tiang-tiang besar.

Kemudian pilar-pilar salah satu unsur klasik Yunani atau Romawi pada jendela dan pintu terbuat dari batu bata yang merupakan bagian dominan pada rumah Mediterania Klasik.

Ukuran teras yang besar dan luas pun menjadi cara untuk suhu tetap nyaman.

Dengan tambahan air mancur di area taman, tak lupa juga pemilihan warna menjadi pembeda kalangan atas dan kalangan bawah.

Rumah kalangan atas biasanya didominasi dengan warna cerah  seperti merah dan gold sedangkan warna kalangan bawah didominasi dengan warna pastel.

Ciri khas lainnya dari rumah Mediterania yang dapat dikenali adalah keberadaan ornamen-ornamen dan juga elemen bangunan yang berbentuk lengkung.

Hal ini dikarenakan gaya arstitektur rumah Mediterania banyak mendpat pengaruh dari peradaban Roma.

Setiap lengkung pada elemen dekoratif umumnya memiliki detail yang rumit sehingga Anda tidak akan menemukan detail Dekorasi polos alias sederhana pada rumah Mediterania ini.

3. Desain Rumah Modern Bernuansa Industrial

Lalu bagaimana dengan tipe desain Industrial? Dapat dipastikan bagi Anda yang suka dengan effort berlebih dan menyukai mantainance secara berkala disarankan memilih desain bernuansa Industrial ini.

Konsep Industrial ini pertama kali merebak di Eropa pada tahun 1950 karena banyaknya bangunan bekas pabrik yang terbengkalai.

Maka agar efisien dan menyiasati keadaan dilakukanlah penyesuaian terhadap bangunan-bangunan bekas pabrik tersebut sebagai hunian.

Seiring berjalannya waktu, desain arsitektur Industrial tak hanya diperuntukkan pada bangunan serupa pabrik, tapi juga merambah hingga bangunan komersial seperti kedai kopi, restoran, co-working space hingga rumah pribadi.

Biasanya mereka yang menyukai suasana hangat secara alami dan menampilkan kesan maskulin akan mengusung desain arsitektur rumah Industrial.

Ciri khas desain arsitektur rumah ini yakni memamerkan komponen serta elemen struktrural sebuah bangunan.

Gaya industrial ini kerap dianggap sebagai gaya unik.

Gaya interiornya banyak diterapkan pada cafe atau beberapa bangunan komersial seperti ruang perkantoran.

Sementara untuk bangunan residensial sangat jarang dipakai.

Hal ini dikarenakan membutuhkan keberanian sang penghuni memperlihatkan tampilan desain arsitektur rumah yang seolah setengah jadi, belum selesai tetapi tampak sangat kohesif, modern, sederhana, penuh estetika, dan edgy.

Konsep desain arsitektur rumah Industrial ini dalam praktiknya banyak menerapkan warna-warna monokrom yang terkesan sangat maskulin.

Penggunaan materialnya pun tak sembarangan dan banyak menggunakan material daur ulang atau bahan industrik seperti kaca, besi, atau aluminium.

Begitupun struktur bangunan dan furnitur yang digunakan cendereung tanpa finishing untuk lebih menunjukkan warna dan karakteristik aslinya.

Elemen lain yang cenderung digundakan adalah material kasar dan unfinished seperti logam dan baja yang sengaja diekspos agar nampak aslinya.

4. Desain Bohemian Rumah Penuh Warna

Populasi Bohemian konon berasal dari India dan tiba di Eropa sekitar abad ke-13.

Menggambarkan gaya hidup non-tradisional dari orang-orang yang hidup mengembaran atau gelandangan pada pertengahan 1800-an.

Bohemian cenderung mengacu pada kepribadian yang bebas, melakukan perjalanan terus menerus serta melarikan diri dari aturan kaku.

Jika kita mencari karakter dari desain arsitektur rumah bohemian jawabannya adalah tidak ada.

Kenapa?

Gaya Bohemian hadir karena ketidakteraturan dan ketidakpastian, semua dibuat spontan dan memanfaatkan apa saja benda yang ada.

Namun ada fitur-fitur khusus khas pada desain Bohemian (Boho Style)  yakni gaya penuh warna, menghadirkan pola-pola yang personal dan bercampur etnik, hippies, dan juga vintage.

Ciri khas desain arsitektur rumah Bohemian adalah kaya akan warna-warni, juntaian kain-kain bertampilan mewah, detail yang memukai, sentuhan pada emas dan kristal.

Desain arsitektur rumah Bohemian memang jauh dari kesan mewah dan mahal, kerap kali mengolaborasikan benda atau furnitur yang cenderung murah.

Gaya ini juga sering menggunakan barang sehari-hari sebagai salah satu dekorasi rumah.

Jadi, tidak ada aturan warna tertentu pada desain Bohemian ini.

Gunakan warna netral agar nilai seni pada aksesoris dapat terlihat dengan jelas dan indah.

Tidak lupa menggunakan karpet permadani khas Turki yang membuat desain interior rumah Bohemian ini lebih bernuansa cerah dan ceria.

Desain Bohemian adalah desain arsitektur rumah yang dekat dengan alam sehingga Dekorasi ruangan kerap kali memasukkan unsur tanaman hidup yang ditempatkan dalam pot yang tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Bagaimana?

Apakah merasa cocok dengan desain arstitektur rumah bergaya Bohemian?

5. Gaya Arsitektur “Modern Glass House”

Desain Arsitektur Rumah Popular lainnya adalah Modern Glass House.

Yakni perpaduan antara gaya rumah modern dan minimalis, diwujudkan dengan mengaplikasikan atap data dan rendah dengan bangunan dikelilingi oleh kaca.

Tujuannya bukan hanya untuk mendapatkan intensitas pencahayaan tapi juga material kaca ini menonjolkan kesan mewah dan Elegan pada rumah.

Desain arsitektur rumah Modern Glass House juga mengadaptasi konsep bangunan kontemporer.

Teorinya rumah dengan desain arsitektur rumah Modern Glass House menggunakan cat dinding berwarna monokrom.

Biasanya paham aliran ini membuang segala hal menjadi sesuatu agar esensi nilai kesederhanaan namun berkualitas sangat tinggi.

Detailnya yang rapi, presisi, jujur, dan tidak mengada-ada hingga terlihat pada semua bagian bangunan dan ruang.

Ciri khas rumah ini adalah menggunakan dak beton mengikuti bentuk dasar (kotak), polos atau tanpa ornamen, dan menggunakan maksimal dua kombinasi material.

6. Art Deco untuk Desain Rumah Keselarasan

Apa itu Art Deco?

Art Deco lahir karena adanya gerakan modernisme yaitu tuntutan estetika menuju bentuk sederhana, membebaskan diri dari arsitektur klasik.

Art Deco berkembang popular sekitar tahun 1920 sampai 1930 terjadi diantara dua Perang Dunia.

Desain Arsitektur rumah Art Deco ini berupa garis-garis tegas salah satu ciri khasnya adalah ornamen geometris yang mempresentasikan kemewahan dan juga maskulinitas.

Desain arsitektur rumah ini membawa kebebasan dalam mengekpresikan seni untuk menciptkan unsur modern pada tampilannya.

Modern yang dimaksud dalam Art Deco adalah berani tampil beda dan baru serta lebih menarik dari gagasan desain lain yang dianggap kuno.

Proporsi yang digunakan tidak umum dengan penggunaan material terbaru serta dekorasi tampak megah dan pemilihan warna yang mencolok.

Karakteristik desain arsitektur Art Deco ini berbentuk melengkung tapi tidak semua hanya salah satu atau sebagian saja.

Atap bergaya desain Art Deco Tampak berbeda dari atap kebanyakan rumah yang biasanya berbentuk miring atau lancip yang berbentuk datar menyerupai kubus.

Bangunan desain arsitektur rumah Art Deco ini juga biasanya menggunakan glass block atau balok-balok kaca.

Fungsinya sebagai media untuk membuat cahaya alami dari matahari yang memasuki rumah.

Untuk Interior desain arsitektur rumah Art Deco berkesan abstrak memadukan berbagai bentuk ornamen, warna, tekstur yang kontras sangat dituntut.

Hal tersebut tentu saja tidak mudah karena perpaduan tersebut harus menghasilkan keseimbangan dan keserasian yang menciptakan desain Art Deco ini menjadi indah, nyaman, mewah, dan elegan.

Bentuk yang diaplikasikan pada desain interior bertema Art Deco antara lain trapezoid, zig-zag, geometri.

7. Hunian Alam dengan Desain Rustic

Arti Rustic Adalah pedesaan dimana gaya-gaya rumah rustic mengacu pada rumah pedesaan di sekitar Swiss, Jerman, Austria.

Desain ini mengingatkan kita pada desain arsitektur perumahan Eropa di abad ke-18.

Desain arsitektur rumah Rustic pada saat itu hadir di negara perbatasan yang menggunakan rumah kabin dan pondok kayu.

Hampir jarang sebenarnya rumah berdesain Rustic menggunakan wallpaper dan warna cat cerah, karena umumnya desain arsitektur ini menggunakan material alam yang bertekstur.

Karakter rumah dengan desain arsitektur Rustic ini sangat memaksimalkan pemandangan luar sebagai panorama rumah.

Jika dibayangkan, desain rumah Rustic menghadirkan kesan yang lusuh, jelek, dan tidak enak dipandang.

Tapi kenyataannya tidak demikian karena desain arsitektur rumah rustic kini justru menjadi trend.

Desain interiornya menitikberatkan kesan alami dari material yang tidak dihaliuskan seperti kayu, batu, logam, dan sebagainya.

Di Indonesia desin Rustic sebenarnya sudah sering diterapkan, terutama untuk bangunan rumah yang menganut paham arsitektur rumah tradisional, seperti rumah adat dan tradisional.

Jadi, pada hakikatnya Rustic adalah  penyebutan baru yang berasal dari istilah asing yang sesungguhnya sudah lebih dahulu trend di Indonesia.

Desain arsitektur rumah Rustic membuktikan Bahwa kemewahan tidak melulu harus mahal dan kesederhanaan penampilan ruangan adalah kemewahan bagi beberapa orang.

Untuk menciptakan ruang ala Rustic didalam rumah dapat menggunakan kayu sebagai material utama untuk lantai dan dinding.

Elemen kayu memberikan kesan hangat dan nyaman sehingga membuat ruangan terasa sangat homey.

Bebatuan pada desain arsitektur rumah ini memberikan kesan alami serta sejuk pada ruangan yang dapat memberikan keseimbangan desain dari penggunaan material kayu.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *